Puisi; Fugu
Fugu Karya RG Putra Ada yang berbisik pada ketenangan rindumu di ilalang basah, Yang sauhkan nada datar tentang terlupanya idam lama, Ini pengingat, entah siapa yang berbisik sesaat lalu, Suaranya seperti dendang Ibu yang menyuluh tidur bumi seperempat waktu, Kau sadar dan menyalak pada keluasan yang mengasingkan rindu, Tepat kala bujur-bujur langit menegaskan kesesatan imanmu , Namun jika itu buat kau tak percaya pada takdir, maka terus lah, Telah kutandai simpuhmu yang kerap bohong dengan sumpah, Ini bisa saja kau kembali sekekar pahlawan bertanda bintang, Tapi tak cukup kuat melawan kenyataan yang ciptakan jahatmu bertandang sungkan, Kau, tentu masih miliki pikat penunda nafsu, Cukup sibukkanku membaikkan puja yang sempat kafir di masa fugu, Seperti potongan kayu, kau terpisah dari kesatuan besar bernyawa, Semerta tegar dalam kulit tebal yang tetap mati rasa, Sungguh, adamu itu buatku buta akan keindahan lain di bumi, Meng...