Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Puisi; Deru Desember

Gambar
Deru Desember Karya RG Putra Aku melihat tangis langit begitu basah Seperti agenda rutin; mata bulan ini selalu mudah tumpah Nelangsa dalam kuartal empat menggeser keteguhan mentari Tetiba berubah cengeng tak henti sibuk menderu sedih  Aromamu tercium kalem, tersendam keringat langit Yang kering kerontang tak lagi nyata; sibuk berbasah nan arik Jerumus sunyi menjadi riuh, kala ketuknya berderap di atap itu Bunyinya membuka banyak pintu; yakni rindu dan jejak masa lalu Aku dan kau tahu bagaimana siluet abu menjadi wajahnya Sebelum menyapa sendu dalam ajian dingin berjubah sutra Kita mendamba setiap asa dalam doa-doa penghujan Ialah benar berkah-Nya itu di jejak awan Desember penghujung bulan Sungguh, aku sedikitnya kadang sesal pada Desember Sebab bawaannya tak jauh dari bingkisan masa lalu yang menggembur Sedang aku meringkuk, mengadu pada secangkir kopi hitam "Betapa jahatnya Desember; aku dipaksanya menyengam memoar" Matilah jika derua...

Puisi; Nyanyian Malam

Gambar
Nyanyian Malam Karya RG Putra Maka seperti nyanyian malam ia rela membuai tidur nyenyakmu Menyanyikan sedikit nada-nada pilu; tentang harap bumi membinasakanmu satu waktu Tapi sujud itu seperti menyudahi dendamnya Memberi sedikit kesempatan kecil tentang baiknya kau bersemedi di hadapan Esa Tentang akuan salah serta syair-syair megah yang kau terus lanjutkan Maka siapa yang tak jatuh marahnya melihat kau yang menangis sendu dengan sembahan? Akankah kau merubah janji sebagai manusia sempurna? Atau menyalak lagi, pada rumus kebebasan yang buatmu jauh dari surga? Itu terserah padamu yang menyanyikan malam di kamar tidur Bersama senandung kosong mimpi-mimpi bodohmu itu 20-11-19 18:36 Keroya, Gontoran Lingsar