Puisi; Tenggelam
Tenggelam Karya RG. Putra Sangat menyenangkan melihatmu tenggelam lebih dalam Menyaksikan kematianmu hening tanpa gerakan Sembari kubalik lembaran buku yang sedang kubaca Sibuk menerima gerombolan kata menyesak kepala Sedangkan kau, menanggalkan baju bertulis harmoni di atas batu Sebelum tenggelam dan menunggu malaikat maut datang bertamu Apakah ia akan menyaksikanmu mati tanpa sela? Sesederhana kematian lalat yang tak berdampak pada siapa saja Siarkan pada bujang yang tak mengenal agama Beritahukan pada perawan muda yang terhelak akan dosa Bahwa kau mati, tanpa menerima satu aturan Kau mati, dengan cara yang kau tentukan Lalu apa yang akan dikatakan takdir? Apakah ia akan bergumam karena tak sesuai alur yang telah terukir? Atau ia akan menyela dengan keajaiban yang hidup pada mimpi Dengan sedikit mantra dan gerakan dahan simbol presisi Karena Takdir, keajaiban, berkah, dan anugerah Bukan objek yang kau terima dengan lapang dada Bagimu, semua hanya aktuali...