Rantok dalam Tradisi Maulid Adat Suku Sasak Bayan, Lombok Utara
Pada dasarnya Maulid Adat merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Sasak (khususnya masyarakat Sasak di daerah Bayan, Kabupaten Lombok Utara) sebagai suatu kegiatan merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan maulid adat ini biasa dilakukan dua hari setelah hari setelah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang sebenarnya. Kegiatan yang dilakukan masyarakat Bayan ini merupakan hasil akulturasi antara tradisi suku Sasak dan nilai-nilai keagamaan (agama Islam) yang ada. Mayoritas suku Sasak Bayan merupakan penganut aliran yang disebut “Waktu Telu”, yang secara umum dapat diartikan sebagai suatu kepercayaan yang tidak membatasi diri pada konsep kepercayaan tertentu. Artinya mereka tetap melakukan apa yang dilakukan leluhur pada zaman dahulu, meskipun apa yang mereka lakukan tersebut tidak sesuai dengan hakikat agama yang mereka anuti yaitu dalam hal ini agama Islam. Dalam kegiatan maulid adat terdapat suatu tahap kegiat...